Penghalang terkabulnya doa hasil dari yang haram

Daging yang tumbuh dari harta yang haram penghalang terkabulnya doa

Bahaya makan dari hasil pendapatan harta yang haram, cinta dan terlalu taksub tamak kerana harta merupakan sifat tabiat dan watak setiap manusia Allah azza wa jalla yang berfirman :

وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا

Dan maksudnya :

Maka kamu terlalu mencintai harta benda dengan kecintaan yang terlalu berlebihan [Al-Fajr Ayat 89:20]

Allah menjadikan kita sebagai manusia untuk mempunyai rasa suka dan cinta kepada harta seperti Duit, Emas dan hasil punca atau kerja yang haram dilakukan membawa kepada kekayaan ingatlah segala nikmat harta dan kekayaan adalah satu dugaan serta ujian dari Allah kepada umatnya untuk menilai kehidupan umatNya diatas muka bumi.

Juga mengingatkan kita semua bahawa segala aturan yang telah ditetapkan Allah sangat sempurna buat umatNya. Dari segi hukum Allah juga lah yang menetapkan haram atau halal diaLah pencipta dan pemberi rezeki dan pengatur kehidupan dunia. Hak untuk menetapkan hukum halal dan haram hanya milikNya semata.

Zaman Dimana Manusia Tidak Lagi Peduli Halal dan Haram

Rasulullah SAW telah bersabda:

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

Maksud dan pengertianya :

“Akan datang pada suatu zaman di mana manusia tidak lagi akan peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari hasil usaha yang halal atau haram.”[HR. Bukhari Ayat. 2083]

Makanan yang hasil serta punca dari yang Haram penyebab tidak Terkabulnya Doa

Sudah baca? 7 Ucapan Mulia Untuk Diamalkan

Rasulullah SAW telah menceritakan :

“Dimana ada seorang lelaki yang telah menempuh suatu perjalanan dengan jarak yang sangat jauh, sehinggakan penampilan diri seorang lelaki itu tidak terurus rambutnya yang sudah mula panjang kusut dan masai serta dengan diselaputi rambut berdebu. Lelaki itu itu telah mengangkat kedua belah tangannya lalu menadah ke langit seraya dalam masa yang sama berdoa :

يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Wahai Rabbku, wahai Rabbku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah ALLAH akan memperkenankan do’anya?”[HR. Muslim Ayat. 1014]

Rasulullah SAW telah bersabda:

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

"Kemudian Nabi SAW telah menceritakan tentang seorang lelaki yang telah menempuh perjalanan jarak yang begitu jauh, sehingga rambutnya kusut dan masai dan berdebu. Lelaki itu telah mengangkat tangannya untuk menadah ke langit lalu lelaki itu berdoa:

 “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah ALLAH akan memperkenankan do’anya?”[HR. Muslim Ayat No. 1015]

Makanan yang punca hasil dari yang Halal Penyebab Terkabulnya Doa

Rasulullah SAW telah bersabda:

أطب مطعمك تكن مستجاب الدعوة

Maksudnya :

“Perbaikilah hasil punca makananmu, maka Doamu akan dimakbulkan serta mustajab.” [HR. Thobroni, Ash Shoghir]

Penyebab Jatuh Dari Shirat dan Masuk ke Dalam Neraka

Rasulullah SAW telah bersabda :

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram akan berhak dibakar dalam api neraka.” (HR. Tirmidzi No. 614)

مَنْ نَبَتَ لَحْمُهُ مِنَ السُّحْتِ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ

Maksudnya :

“Siapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.” [HR. Ibnu Hibban 11: 315]

Sudah baca? Ayat Pelindung Diri Bacaan Rumi

Para Sahabat Mulia Berkata Tentang Makanan dan Doa

Sahl bin ‘Abdillah :

من أكل الحلال أربعين يوماً  أُجيبَت دعوتُه

Maksud serta pengertiannya :

Barangsiapa yang memakan makanan yang halal selama 40 hari, maka dengan itu doanya akan mudah terkabul.”

Umar bin Khatab :

بالورع عما حرَّم الله يقبلُ الله الدعاء والتسبيحَ

Maksudnya :

“Dengan sikap waro’ dan  berhati-hati terhadap segala larangan dan perintah Allah, Dia akan mudah mengabulkan doa dan memperkanankan tasbih [zikir subhanallah].”

Wahb bin Munabbih :

من سرَّه أنْ يستجيب الله دعوته ، فليُطِب طُعمته

Maksudnya dan pengertianya :

“Siapa yang bahagia doanya dikabulkan oleh Allah, maka dari itu perbaikilah makanannya.”

Ada yang bertanya kepada Sa’ad bin Abi Waqqosh :

تُستجابُ دعوتُك من بين أصحاب رسول الله – صلى الله عليه وسلم – ؟ فقال : ما رفعتُ إلى فمي لقمةً إلا وأنا عالمٌ من أين مجيئُها ، ومن أين خرجت .

Maknanya dan pengertianya :

“Apa yang membuat doamu mudah dikabulkan dan mustajab hendak dibandingkan kepada para sahabat Rasulullah SAW lainnya?”

 “Saya  tidaklah memasukkan satu suapan ke dalam mulutku melainkan saya mengetahui dari manakah datangnya dan dari mana akan keluar,” jawab Sa’ad.

Yusuf bin Asbath :

بلغنا أنَّ دعاءَ العبد يحبس عن السماوات بسوءِ المطعم .

Maksudnya :

“Telah sampai pada kami bahwa doa seorang hamba tertahan di langit karena sebab makanan jelek (haram) yang ia konsumsi.

Mencari rezeki itu adalah kewajiban. Maka dengan dari itu carilah rezeki yang halal

Mencari nafkah untuk istri dan anak-anak juga adalah satu kewajiban ianya terletak di atas bahu seorang lelaki yang menjadi suami dan ketua keluarga bagi sesebuah keluarga. Berilah makan kepada keluarga dengan makanan yang halal dan baik walaupun sedikit namun berkahnya adalah jauh lebih baik daripada ianya banyak membawa kepada keburukan serta musibah. 

Dan neraka menanti daging-daging yang tumbuh dari harta yang haram

Rasulullah SAW telah berpesan :

 “Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

Semoga perkongsian ini akan memberi rahmat Allah SWT kepada kita semua dan dapat memberi ilmu serta manfaat buat kita semua.

Sudah baca? Tiga Golongan Doa Paling Mustajab

Post a Comment

Ada sebarang soalan berkaitan halaman atau cadangan, sebarang bentuk penulisan serta komen adalah dibawah tanggungjawab dan risiko anda sendiri tertakluk pada Akta 588 SKMM

Lebih baharu Lebih lama